Laman

BiroCrazy

Dalam keseharian kita kadang disibukan dengan hal-hal yang tidak menyenangkan tapi ternyata itu adalah pelajaran. Kisah ini berawal dari kesibukan ketika MOPD berlangsung pagi-pagi dihari pertama terburu-buru hingga dompet ketinggalan dan Aa (Putra ke-1) pun selesai praktik kerja dari PT INTI terpaksa mengantarkan ke Paseh. Perjalanan Sanggar-PT INTI-KP Ibun membuat baju Aa kotor dan Mama pun mencucikan baju Aa dengan penuh semangat agar Aa tetap bisa memakai baju bersih untuk praktik lagi. Selesai cuci - kering - dan di setrika tapi apa yang terjadi ......
dari saku baju Aa banyak serbuk kertas dengan sigap Ade (Putra ke-2) mencari tahu, dengan menyelidiki pengeringan di mesin cuci dan ternyata potongan Tanda pengenal Aa ke cuci hingga hancur. Ade beritakan ke Mama dengan penuh semangat nyeocos sambil tertawa-tawa, Mama hanya hanya menganga dan kaget, sementara Aa marah besar....................
dari kepanikan itu Mama mengambil inisiatif untuk penyelesaiannya disuruhnya Aa beli materai dan kemudian Shalat dan berdoa, kemudian menelepon sahabatnya yang banyak tahu tentang PT INTI.
1. Mama akan membuat surat pernyataan sebagai penguat kejadian bahwa kartu pengenal Praktik hancur karena Kasih sayangnya terhadap Aa
2. Aa disuruhnya memberikan surat pernyataan bermaterai untuk bela diri
3. Aa disuruhnya meminta Kartu pengganti.
Kan beres ternyata.................... sahabatnya menginformasikan lain...................
1. Di perusahaan birokrasi tentang surat pernyataan bermaterai itu tidak diterima
2. Yang dihargai adalah kejujuran dan pribadi Praktikan untuk langsung menghadap dan menyatakan apa yang sesungguhnya terjadi
3. Tidak disarankan untuk meminta Kartu pengganti tetapi lebih diharapkan minta petunjuk untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.
Maknanya secarik kertas tidak lebih dihargai dari pada perbutan yang nyata.
Itulah dunia nyata
Makna lain secarik kertas lebih dihargai ketimbang perbutaan yang nyata itulah biroCrazy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar